Senin, 07 April 2014

Mabuk




Mabuknya orang, biasanya mabuk bir.
Mabuknya orang, tentu membawa alasan masing-masing.
Mabuknya orang, kadang beramai-ramai juga kadang sendiri.
Mabuknya saya, mabuk kopi saja.
Karena sepertinya rasa bir itu tidak enak.
Mabuknya saya, tentu juga membawa alasan saya sendiri.
Mabuknya saya, kadang beramai-ramai juga kadang sendiri saja.



Semua mabuk itu sama rasanya (sepertinya).
Mabuknya saya, cuma ingin membobrokkan badan, perut mules, muntah-muntah, capek,
lalu pada akhirnya tergelepar tidur di gulungan selimut yang empuk.
Karena mabuk dan puyeng, saya membayangkan kebobrokan punggung dan perut ini parah sekali dan nyaris mati, lantas saya tidur saja di gulungan awan. Khayangan.
Karena mabuk dan puyeng dan badan bobrok,
badan bobrok, ya sakit.
Sakitnya badan lebih prioritas ketimbang sakit yang lain-lainnya.



Sekian dan terima kasih.
Saya suka kopi.
Oiya, mabuknya saya terkadang disertai dzikir.
Saya suka mabuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar